22 Mar 2012

Adab Majelis atau Pertemuan (Pendidik harus paham ini) :)

Saat mengaji, murabbi saya mengajarkan mengenai materi dasar yang sangatlah penting untuk diaplikasikan karena dilandaskan oleh Firman Allah SWT.  Materi ini mengenai adab-adab yang perlu dilakukan dalam suatu pertemuan seperti rapat kerja, diskusi formal, mengajar privat, dan lain sebagainya.

Adab Majelis / Pertemuan :

1. Membaca basmalah dan meluruskan niat

Nabi SAW bersabda:
“Setiap perbuatan yang bermanfaat yang tidak dimulai dengan bismillahirrahmaanirrahiimi maka perkara itu terputus.” (HR. Abu Dawud)

"Sesungguhnya seluruh amalan itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari Muslim)

21 Mar 2012

Islam Sangat Mendukung Kemajuan Teknologi

Sesuai dengan judul diatas, Memang BENAR bahwasanya islam sangat mendukung kemajuan teknologi. Seperti yang kita, sebagai umat islam ketahui, pedoman islam adalah Al-Qur'an dan Al-Hadits. Pedoman tersebut hadir sekitar 16 abad silam. Dan menjadi pedoman hingga akhir zaman.
"AL-QUR'AN MENANTANG ZAMAN"
Meski telah sangat lama diturunkan oleh Allah SWT, namun kitab LUAR BIASA ini terus-menerus menjadi PEDOMAN seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Bahkan di era globalisasi dan modernisasi ini, Al-Qur'an mampu menjawab seluruh teka-teki kehidupan TANPA DIREVISI OLEH SIAPAPUN. Al-Qur'an merupakan kunci kehidupan untuk sukses di dunia dan di akhirat.

20 Mar 2012

Hidayah yang Ku Dapat Untuk Berhijab

Saat SMA saya belum mengenakan krudung. Teman2 sepergaulan saya di SMA, berlomba2 menjadi pribadi yang modis dan gaul. Wajar, masa-masa remaja memang condong seperti itu. Hanya saja, malang sungguh malang... 'modis dan gaul' yang sangat mayoritas dianut oleh mereka. lebih berkiblat kepada gaya hidup para selebriti. Rambut terurai indah dengan warna yg ngetren, rok SMA yg dibuat 'segaul mungkin', baju rada jungkis supaya ga dibilang cupu', aksesori yang neko-neko biar nambah modis, bau parfum yg ngerogoh kocek dalam utk meningkatkan daya tarik, sampai jadi pelakon tren pacaran. (Naudzubillah..)

My Leadership Roles and Experiences

I love study because study is a need. Study can be done everywhere and everytime. We can study by reading book, watching movie, interacting with surrounding, communicating with someone, observing human behavior, solving problem, even joining organization or committee. All activities you do can be your media to study. Person’s attitude can be formed of how often he studied, at least learn from his mistakes. More activites should be done and more problems should be solved, better a person’s way of thinking and higher a person’s leadership. That’s why learning all the day becomes very important.

RIBA -> Merusak Dunia

STOP RIBA SEKARANG JUGA !!!
-Mengubah Dunia, Dimulai Dari Diri Sendiri-

Riba merupakan tambahan uang atas modal yang diperoleh dengan cara yang tidak benar. Pengertian tersebut sekaligus menerangkan bahwa riba(usury) dan bunga (interest) berarti sama. Dalam firmannya, Allah SWT beberapa kali menekankan bahwasanya melaksanakan riba adalah perbuatan dosa besar karena dapat merugikan banyak umat. Secara kasat mata, tidak sedikit orang merasa ‘diuntungkan’ terhadap keberadaan bunga. Cukup ironis, karena bunga tersebut berasal dan tumbuh diatas tangisan dan kemelaratan orang lain atas bunga utang para rakyat yang meminjam uang di bank. Dengan pembiasaan praktek riba yang dipropagandakan oleh negara kafir, seluruh negara pun menjadi korbannya. Umat islam menjadi terjebak dalam bertransaksi melalui bank karena mayoritas bank (bank konvensional) menggunakan praktek bunga sebagai salah satu sumber penghasilan mereka.
Larangan akan riba dalam islam, bukan diharamkan dengan bukti yang tidak kuat. Segala perintah Allah pasti JELAS dan SANGAT BERMANFAAT untuk seluruh umat. Tidak sedikit pakar ekonomi non muslim yang menolak praktek riba karena dampak-dampak yang telah ditimbulkannya.


11 Mar 2012

Balada Lalu Lintas di Jalan Aspal Ibukota

Kamis, 23 Juni 2011

Tadi siang ada pemeriksaan pengendara lalu lintas, tampak segerumunan pria ber-rompi hijau terang yang memakai helm putih sedang memeriksa kendaraan yang lewat satu per satu. Tiba giliran saya berkendara melalui garis pemeriksaan tsb. STOP!!!! begitulah pria gagah tsb beraksi agar tidak ada pengendara nakal yang lolos dari pemeriksaan. Dengan tenang saya menuju garis tersebut... tentu saya tenang karena sudah punya stnk, sim, pakai helm SNI, menyalakan lampu, pakai plat motor baru, benar-benar menjadi pengendara yang taat aturan.
Saat itu, samping saya "persis" ada angkot. Hal tersebut membuat saya lega. (untuk berjaga-jaga kalau ada gelagat yang membuat saya kaget). Namun........

Pengamen cilik... Mengapa kau sulit bernyanyi?

4 nov'09, 16:53, @metromoni 53, kamp.Melayu

2 anak berkulit hitam & tampak lusuh (dekil) masuk ke bis ini.

Anak yg masuk pertama (sebut saja 'si adik'), kira2 berumur 9thn, dengan mengenakan kaos warna oranye yg warnanya tdk secerah aslinya,langsung membagikan amplop kpd sluruh penumpang.

Anak kedua (sebut 'si kaka', krn trlihat lbh tua dbanding 'si adik'), berumur sekitar 12thn, tetap diam di depan sisi dalam bus tanpa berkata apapun.

Si adik mulai menyanyikan lagu 'gigi' dengan suara yang lantang. Lirik lagu tsb tdk bgtu jelas tdengar, "ku sadaRI AKHIRNYA KAUuuUUU!..." entah apa lanjutanya.

Arti Minal Aidn' Wal Faidzin BUKAN Mohon Maaf Lahir Batin loh, lalu apa??

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seringkali saat lebaran kita mengucapkan berbagai macam permohonan maaf dan doa pada sanak saudara, ada ‘minal aidn wal faidzin’, ada yang mengucapkan ‘minal aidn’ saja, ada ‘mohon maaf lahir batin’, ada ‘asalukal afwan zahiran wa bathinan’, juga doa’ lainnya seperti ‘taqaballahu minna wa minkum, taqaballahu ya karim’, dan lain sebagainya.

Saya pun merasa bingung khususnya dengan diri saya sendiri, mengucapkan doa tersebut, tapi tidak tahu artinya. Saya sadar, ternyata referensi saya mengucapkan hal tersebut karena telah mendengar dari saudara-saudari sedari saya kecil sehingga otak saya seakan sudah di’setting’ untuk mengucapkan kata-kata tersebut saat Hari Lebaran. Parahnya lagi, saya mendapat referensi tersebut dari iklan-iklan di televisi. Dalam cuplikan iklan tersebut banyak orang-orang yang mengucapkan ‘minal aidn wal faidzin - mohon maaf lahir batin’ menjadi satu rangkaian kalimat yang tidak terpisahkan. Saat saya SD dulu, saya pikir arti dari minal aidn wal faidzin adalah mohon maaf lahir dan batin. Ditambah dengan ucapan orang-orang yang hanya mengucapkan kata ‘minal aidn’ saja. Saya kira arti ‘minal aidn’ adalah ‘mohon maaf lahir’, dan ‘wal faidzin’ artinya ‘dan batin’. Ckckck… benar-benar penalaran yang ANEH :p :p

Cara-cara atau tahapan untuk mengatur privasi Foto, Video, dan Kiriman pada profil FACEBOOK kita

Pastinya BETE dan KESAL kalau salah seorang pengagum kita di facebook yang tidak kita sukai, terlebih kalau orang tersebut adalah teman kita sendiri sehingga kita tidak tega untuk menghapusnya dari daftar teman kita, menyimpan foto-foto kita dengan memanfaatkan foto-foto yang diri kita sendiri sediakan pada facebook tanpa adanya pengaturan privasi. Atau bila kita memiliki suatu kenangan pada foto-foto dalam suatu album yang tidak ingin dilihat oleh orang lain. Ditambah lagi dengan "terlalu canggihnya" dunia maya sehingga komputer kesayangan kita  harus terjangkiti oleh virus ganas yang menghapuskan foto-foto rahasia kita, maka kita memerlukan suatu tempat yang bebas virus untuk mengaksesnya yakni dengan menyimpannya di dunia maya pula, namun apakah kerahasiaan foto tersebut dapat tetap terjaga? jangan khawatir, karena jawabannya IYA :)). Juga mengenai kiriman-kiriman dari teman yang seringkali membuat teman yang memantau terus profil kita menjadi salah paham, maka ini juga perlu diatasi dengan merahasiakan kiriman pada dinding profil kita dari orang lain.

Berikut cara-cara (tahapan) untuk mengatur privasi Foto, Video, dan Kiriman pada profil kita:
(Berdasarkan tampilan facebook terbaru)

Berwirausaha dimulai dari keluarga besar

Disewakan VILLA AMIR (Villa Puncak Cisarua Bogor, nyaman, asri, fasilitas lengkap, harga terjangkau)

Aku terlahir dari keluarga keturunan Arab bermarga Balweel. Keluarga kami gemar sekali berbisnis dan kumpul keluarga bersama. Rumah nenek (kusebut dengan panggilan Jida) dan kakek (kupanggil enjit) bertempat tinggal di wilayah Krukut (Mangga Besar) Jakarta Barat yang mayoritas dihuni oleh penduduk Cina-penduduk yang hobinya identik dengan dagang. Inilah salah satu yang memengaruhi pola hidup keluarga besarku. Terlebih dengan hobi kami, yakni kumpul bersama. Terkadang di salah satu rumah ami dan umi (paman dan bibi), terkadang di hotel, jalan-jalan ke mall, Taman Safari, restauran, dan lain sebagainya. Timbul lah pemikiran enjitku untuk membeli sebuah vila yang terletak sangat dekat dengan Taman Safari Cisarua. Liburan keluarga besarku pun lebih sering dihabiskan dengan bermalam di vila tersebut. Sungguh menyenangkan, terlebih karena vila ini adalah milik pribadi. Setelah beberapa bulan menjadi konsumsi keluarga pribadi, timbul ide untuk mengembangkan sekitar tanah di vila tersebut. Awalnya vila ini tidak besar. Hanya terdiri dari dua bangunan rumah, lahan parkir, dan gazebo. Lalu karena dibawah vila terdapat lahan kosong yang sangat cocok untuk digarap, abaku selaku konstruktor pun memberikan ide untuk mendirikan bangunan dan kolam renang disana. Sungguh ide yang luar biasa. Terlebih jumlah kamar yang dibangun aba ku adalah 10 kamar. Ditambah dengan satu aula (untuk sholat berjamaah, seminar, dan sebagainya), serta kolam renang yang cukup luas (terdiri dari kolam cetek dan kolam dalam). Lengkaplah sudah vila ini sebagai singgahan umum-vila yang dapat disewakan, yang didukung dengan pemandangan yang sungguh amat menawan dan akses yang mudah untuk berjalan-jalan (seperti ke kebun teh, tempat pemerahan susu, masjid, taman safari, warung, pasar oleh-oleh, dan masih banyak lagi).

VILLA AMIR
Jl. Jarum No.38 Cisarua - Bogor (Dekat Taman Safari)
The Price is VERY COMPETITIVE
With 12 Rooms, 12 Bathrooms, 3 Kitchens,
Beautiful Scenery, Hall, Pool, Parking Lot, TV, Etc.



PENTING MENJADI WIRAUSAHAWAN!!!

Artikel ini diterbitkan di buletin Divisi Infokom HMJ EA Periode 2010/2011

Ada sebuah survei yang ditulis di majalah Tempo yang menyatakan bahwa suatu negara dikatakan makmur jika setidaknya 2 % dari total penduduknya adalah pengusaha, while the fact, tercatat sampai akhir tahun 2011 Indonesia hanya 0, 24 % dari total penduduknya yang merupakan pengusaha. Berdasar fakta inilah, sudah saatnya Indonesia bangkit dan menyadari bahwa jumlah pengusaha harus ditambah. Indonesia harus mencetak lebih banyak lagi sarjana dengan label pencipta lapangan kerja, bukan pencari lapangan kerja. Sehingga tak heran, banyak program kewirausahaan mulai diajarkan di tataran mahasiswa baik oleh pihak pemerintah, akademisi, maupun swasta. 

Yuk, Menjadi Seorang Mentor yang Efektif…….

Mentoring merupakan keterampilan kepemimpinan yang penting. Selain mengelola dan memotivasi orang, mentoring juga dapat membantu orang lain belajar, tumbuh dan menjadi lebih efektif dalam pekerjaan mereka. Mentoring adalah suatu bentuk sharing ilmu yang dilakukan oleh sebuah kelompok dengan waktu yang rutin dan membicarakan tentang kebaikan untuk saling mengingatkan dan tetap menasehati dalam kebaikan.Selain itu mentoring juga merupakan sarana yang paling efektif untuk tranformasi diri secara lebih menyeluruh.

6 Mar 2012

Loss of Value and sustainability of Education in Indonesia

Education is something that can not be separated from human life because education is a necessity. With education, people could live to be a real human being, which can be valued by other humans and not equated with animals. Education may be accepted one starts from birth until the end of his life. However, in stages, not a few people who did not get a proper education in accordance with the age. Not only that, the development of education itself also has obstacles that lead to the loss of educational value in a person (for example, about the moral education, religious education, and culture education). This is a case to worry about and get attention from the existing educational system, because if an educational value really missing in a person, then after he reached the mature stage, the possibility to bring it up again would be very difficult and need extra encouragement to those elements can be merged with one's personality.

Then, how to have an educational value can continue to cling to one's personality? It's quite difficult, because external factors also play a role and take part in the development of one's education, but the most possible way is with a large participation from families, as well as formal education as the stimulus.

4 Pilar Pendidikan Menurut UNESCO

Dalam upaya meningkatkan kualitas suatu bangsa, tidak ada cara lain kecuali melalui peningkatan mutu pendidikan. Berangkat dari pemikiran itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui lembaga UNESCO (United Nations, Educational, Scientific and Cultural Organization) mencanangkan empat pilar pendidikan baik untuk masa sekarang maupun masa depan, yakni: (1) learning to Know, (2) learning to do (3) learning to be, dan (4) learning to live together. Dimana keempat pilar pendidikan tersebut menggabungkan tujuan-tujuan IQ, EQ dan SQ.